TAKUT KEPADA ALLAH JILID II
TAKUT KEPADA ALLAH JILID II
J Abu laits berkata,” Sesungguhnya Allah Swt. Memiliki malaikat-malaikat di langit yang selalu sujud sejak Allah Swt menciptakan mereka sampai hari kiamat, persendian mereka emetar karena takut menyalahi perintah Allah Swt. Apabila telah ddatang hari kiamat, mereka mengangkat kepela dan berkata,”maha suci Engkau kami belum mengabdi kepada-MU dengan sepenuh pengabdian.” Itulah meksud firman Allah Swt.:
J “Merka takut kepada Tuhannya yang berkuasa atas mereka dengan mengerjakan apa yang diperintahkanpada mereka”
J maksud mereka tidak mendustai Allah Swt, sekejap matapun. Bersabda Rasulullah Saw,”ketika tumbuh seorang hamba berkerut karena takut kepada Allah Swt, maka berguguranlah dosa-dosa nya sebagaimana rontoknya daun-daun dari sebuah pohon.”
J Ada seorang laki-laki yang hatinya tertambat pada seseorang perempuan. Suatu ketika perempuan itu keluar untuk menemuhi kebutuhannya dan laki-laki itupun pergi menyertainya. Setelah dia hanya berdua dengan perempuan itu dihutan, semenara rombongan tidur, dia mulai mengutarakan isi hatinya, lalu perempuan itu berkata,”lihatlah, apakah orang-orang itu telah tidur semua?”
bergembiralah hati laki-laki itu mendengar ucapannya , dia menyangka perempuan itu akan memenuhi harapannya. Dia berdiri dan mengelilingi rombongan kafilah. Betul juga semua telah tidur, lalu dia kembali kepada perempuan itu. Laki-laki itu berkata padanya,”Betul, semua orang telah tidur.” Perempuan itu bertanya,” Bagaimana pendapatmu mengenai Allah Swt, Tidurkah Dia saat ini?,lalu laki-laki itu berkata,”sesungguhnya Allah Swt. Tidak pernah tidur dan tidak pernah menimpa -Nya kantuk dan tidak pula tidur.”Lalu perempuan itu berkata, sesungguhnya Tuhan yang tidak tidur dan tidak pernah tidur akan melihat kita, walaupunorang-orang idak melihat. Maka lebih tepat kalau kita ditakuti.” Akhirnya laki-laki itu sadar dan meninggalkan karena takut kepada Allah Swt yang mah mencipta, diabertobat dan kembali kerumahnya, ketika ia tidur. Ditanyakan padanya,” Bagaimana Allah meperlakukanmu?” Dia berkata,”Allah telah mengampuni sebab aku merasa takutdan meninggalkan perbuatan dosa itu.”
J Ada seorang Abib dari bani Israil yang mempunyai banyak keluarga. Dia sedng dilanda kelaparan sampai kondisinya sampai terjepit. Disuruhlah istrinya untuk mencari sesuatu untuk keluarganya. Maka berkunjunglah ia kerumah seorang saudagar dan meminta sesuatu yang dapat di makan keluarganya. Saudagar kaya itu berkata,” Ya, asal kamu mau menyerahkan tubuhmu kepadaku.”Perempuan ituitu diam dan pulang kerumahnya. Dia melihat anak-anaknya berteriak,”ibu kami akan mati karena kelaparan, berilah kami apa saja yang bisa kami makan.” Perempuan itu kembali lagi ke saudagar dan menceritakan kepadanya mengenai anak-anaknya. Saudagar itu berkata,”Adakah keinginanku kau penuhi?” Perempuan itu mengangguk,” Ya.”Waktu sudagar itu hanya berdua dengannya, gemetarlah semua persendian perempuan itu, seakan-akan anggota tubuhnya lepas dari tempatnya. Saudagar itu berkata,” ada apa kau ini?’ Dia menjawab sesungguhnya Aku takut kepada Allah.”Maka berkata saudagar itu ,” Engkau sudah fakir masih takut kepada Allah, apalagi aku harus lebih takut daripada engkau.”Menyingkirlah saudagar itu darinya dan memenuhi kebutuhannya. Diapun pulang dengan membawa banyak makanan yang nikmat untuk anak-anaknya dan bergembiralah mereka.
Lalu Allah Swt. Menurunkan wahyunya kepada nabi Msa as,”Katakanlahkepada fulan bin fulan (saudagar tersebut diatas) bahwa aku telah mengampuni dosan-dosanya.”Datanglah Nabi Musa as dan berkata,”Mungkin engkau telahmengajarkan kebaikan dalam hubungan atara kamu dengan tuhanmu.” Berceritalah dia tentang kisah di atas Kepada Nabi Musa, mak Nabi Musa berkata,”sesungguhnya Allah Swt. Benar-benar telah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.”Demikianlah ceritaini disebutkan dalam kitabMujama’il-Laathaif.
J Diriwayatkan dari Nabi Muhammad Saw, sesungguhnya beliau berkata,”sesungguhnya Allah berfirman,’Tidak aku kumpulkanpada seorang hamba-ku dua buah rasa takutdan tidak juga dua buah rasa aman’. Barangsiapa yang takut kepada-Ku dan dunia, maka aku beri rasa aman di akhirat dan barangsiapa yang merasa aman dari-ku maka akan aku beri rasa takut besok kiamat.”
J Dan Alllah Swt berfirman :
“Maka janganlah kamu takut keada manusia dari takutlah kepadaku.”(QS. Al-Maidah:)
J Dan berfirman dalam ayat lain:
“karena itu janganlah kamu ktakut kepada mereka , tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang-orang beriman.”(QS. Ali-Imran:75)
J Umar ra. Pernah terjatuh dalam keadaan pingsan karena takut ketika dia mendengar sebuar ayat Al Qur’an. Dia juga pernah mengambil jerami pada suatu hari, lalu berkata,”Alangkah baiknya kalau aku dahulu adalah jerami dan bukan sesuatu yang disebut-sebut (manusia), alangkah baiknya bla ibuku tidak melahirkan aku.”Menangislah dia sepuas-puasnya, sehinga air yang mengalir dari air matanya membentuk dua buah garis hitam pada wajahnya. Bersabda Nabi MuhammadSaw,”Tidak akan Masuk neraka orang mengangis karena takut kepada Allah sehingga ada air susu kembali ke dalam tempat aslinya.”
J Dalam kitab Daqa’aqul Akhbar diterangkan, bahwa akan didatangkan seorang hamba pada hari kiamat, berat timbangan kejahtannya dn dia diperintahkan untuk dibawa keneraka. Sebuah rambut dari Rambut-rambut matanya berbicara, katanya,”ya Tuhanku, Rasul-mu Muhammad Saw, pernah bersabda, ‘Barang siapa menangis karena takutkepada Allah, maka Allah mengharamkan matanya itu dari neraka’. Padahal sesesunguhnyaaku menangis karena takut kepada engkau,”Akhirnya Allahmengampuni hamba itudan menyelamatkan nya dari api neraka berkat sehelai rambutnya yang pernah menangis karena takut kepada Allah di dunia. Malaikat Jibril as. Mengumumkan,”Telah selamat fulan bin fulan karena sehelai rambutnya.”
J dan disebutkan dalam kitab Bidayatul-Hidayah, ketika hari kiamat tiba, datangkanlah jahanam dengan mengeluarkan suaranya, suara nyala apiyang mengerikan semua umat menjadi berlutut karena sedih menghadapinya. Allah Swt, telah befirman :
takut kepada Allah
TAKUT
J Dalam sebua hadist, Nabi Muhammad Saw. Bersabda,”sesungguhnya Allah Swt, telah menciptakan malaikat dan memiliki sebuah sayap di dunia timur dan sebuah sayap lagi didunia baarat, kepalanya di bawah Arasy dan kedua kakinya di bawah bumi yang ke tujuh, juga mempunyai bulu sebanyak bilangan mahluk Allah Swt. Lalu apabila seorang laki-laki atau perempuan dari umatku mengucap selawat padaku, maka Allah Swt. Memerintahkan kepada malaikat itu untuk menyelam ke dalam laut dari cahaya di bawah Arasy. Dari dalam laut, kemudian ia keluar dan mengibaskan sawapnya. Maka meneteslah percikana air dari setiap bulunya dan Allah Swt. Menjadikan dari setiap percikan air itu ampunan bagi dirinya (orang yang membaca selawat) sampai hari kiamat.”
Firman Allah Swt.:
“Hai orang –orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah yakni takutlahkepada kepada Allah dan taatilah Dia”
“dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang Dia ajukan untk hari esok.”
J Maksudnya bersedekah dan beramallah dengan ketaatan agar kamu menemukan pahalanya besok hari kiamat.
“dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu perbuat, baik berupa kebaikan atau kejahatan.”(QS. Al-Hasyr:8)
J sesungguhnya malaikat-malaikat, bumi, langit, waktu siang dan malam akan bersaksi dengan apa yang dikerjakan anak cucu Adam, kebaikan atau kejahatan dan ketaatan atau kemaksiatan. Bahkan sesunggunya anggota-anggota tubuhnya akan bersaksi memberatanya. Bumi bersaksi menguntungkan orang mukmin, dan orang yang zuhud berucap,”Dia telah menyembah yang datasku, berpuasa, berhaji dan berjihad.”Maka bergembiralah orang mukmin dan orang yang Zuhud itu. Dia juga bersaksimemberatkan atas orang kafir dan orang yang durhaka seraya berucap,”Dia telah berlaku musrik diatasku, berzina, dan makan barang haram.”Maka alangkah celakanya kalau Tuhan yang paling penyayangdi antara orangyang menyayangi menuntaskan didalam hisabnya.
J Orang mukmin sejati adalah orang yang takut kepada Allah Swt. Dengan semua anggota tubuhya. Seperti apa yang telah dikatakan Abul Laits.”Takut kepada Allah Swt. Akan terlihat tanda-tanda dalam tujuh kmacam hal:
a. lidahnya, dia akan tentu akan mencegahnya dari bohong, menggunjing, mengdudomba, membual dan perkataan tidak berguna. Lagi pula dia akan menjadikannya sibuk dengan zikir kepada Allah Swt, membaca Al Qur’an dan memperbincang ilmu.
b. Hatinya, dia tentu akan mengeluarkan dari dalamnya perasaan bermusuhan, kebohongan, dan dengki terhadap kawan karena kedengkian akan menghapus segala kebaikan. Seperti apa yang disabdakan Rasulullah Saw.”Hasad (dengki) menghancurkan kebaiakan sebagaimana api menghancurkan kayu baker.” Dan ketahuilah, bahwa sesungguhnya hasad itu termasuk penyakit hati yang berat dan semua penyakit hati tidak dapat disembuhkan kecuali dengan ilmu dan amal.
c. Penglihatan, dia tidak akan memandang yang haram, baik makanan, minuman, pakaian, atau yang lain, tidak memendangkepada dunia dengan keinginan, akan tetapi dia memandangnya dengan mengambil I’tibar dan ia tidak akan memandang kepada sesuatu yang tidak halal baginya. Rasulullah Saw. Telah bersabda,”barang siapa yang memiunuhi matanya dengan yang haram, Allah Swt. Akan memenuhi matanya besok hari kiamat dengan api neraka.”
d. Perutnya, dia tidak akan mememasukan sesuatu yang haram kedalamnya, karena hal itu merupakan dosa besar. Rasulullah Saw. Bersadba:”ktika sesuap haram jatuh pada perut anak cucu adam, semua malaikat di bumi dan langit memberi laknat padanya selama suapan itu berada didlam perutnya. Dan kalau ia mati dalam keadaan begitu maka tempatnya adalah jahanam.”
e. Tangannya, dia tidak akan meraih sesuatu yang haram tetapi meraih sesuatu yang terdapat unsure taat Allah didalamnya. Diriwayatkan dari Ka’bil Ahdar, dia berkata:”sesungguhnya Allah Swt . menciptakan perkampungan dari zabarjad hijau, didalamnya terdapat seribu rumah dan didalam setiap rumah didalamya terdapat seribu buah kamar, tidak akan menempati nya kecual iseorang laki-laki yang disodorkan sesuatu yang haram padanya, lalu dia meninggalkannya karena rasa takut kepada Allah Swt.”
f. Telapaknya, dia tentu akan menjadikan ketaantnya murni karena ridho Allah Swt. Dan dia khawatir dari riya’ dan kemunafikan.
Kalau dia telah melakukan semuanya itu, maka dia termasuk orang-orang yang difirmankan Allah Swt:
“kehidupan akhirat di sisi tuhanmu itu adalaj bagi orang-orang yang bertaqwa.”(QS. Az Zukhruf:35)
J Allah berfirman dalam ayat yan lain:
“sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam taman-taman dan air mata-air mata yang mengalir.”
J Allah Swt berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam surga dan kenikmatan.”(QS.Ath-Thur:)
“Sesungguhnya ornag berkata berada dalam tempat yang aman.”(QS. Ad-Dukhan 51:)
J Seakan-akan Allah Swt. Berfirman:”Sesungguhnya mereka akan selamat dari nereka kelak di hari kiamat.”
J Seharusnya seorang mukmin itu berada diantara kekhawatiran dan harapan. Dia harus mengharpkan rahmat Allah dan tidak boleh putus asa darinya. Allah Swt. Berfirman:
J “jangan berputus asa dari rahmad Allah.”
J Dan di akan mengabdikan kepada Allah, kembali dari perbuatan-perbuatannya yang sesat serta bertobatkepada Allah Swt.
J (cerita) Suatu ketika Nabi Daud As. Sedang duduk dalam suraunya dengan Membaca Zabur, tiba-tiba dia melihat seekor ulat merah ditanah. Dia berkata kepada dirinya:” Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat itu?” lalu Allah mengizinkan ulat itu untuk mampu berbicara dan berkatalah:”Hai Nabi Allah, apabila siang, Allah mengilhamkan padaku untuk membaca’subahallah walhamdul lillah wa lailla illallah wallahu akbar’ setiap seribu kali. Apabila malam Allah memgilhamkan padaku untuk membaca’allhuma shalli ala Muhammadin annabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa shbihi wa sallim’setiap malam seribu kali. Lalu engkau , apa yang kau katakana agar aku bis mendapatkan faedah darimu,” menyesallah Daud as. Telah meremehkan ulat itu, dia takut kepada Allah Swt, lalu bertobat dan berserah diri kepada –Nya.
J Nabi Ibrahim Al-Khlil as. Ketika ingat kesalahannya, dia menjadi tidak sadarkan diri dan kegoncangan hatinya terdengar dari jarak satu mil. Allah mengutuskan kepada Jibril agar mendatanginya. Jibril berkata padanya,”Tuhan yang Maha Perkasa mebacakan Salam untukmu dan berfirman,’Apakah engkau melihat seorang kekasih takut kepada kekasihnya’?” Ibrahim berkata.”Hai Jibril Apabila aku mengingat kesalahanku dan aku berfikir taentang sisi siksa-Nya, lupalah aku terhadap hubungan dengan kekasihku.”itu sifat-sifat dari Nabi, wali, orang saleh dan Orang yang Zuhud, camkanlah.

kastima
Operasi PATKOR OPTIMA kerjasama rutin yang dilaksanakan antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai indonesia Kastam Diraja Malaysia, yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang kepabeanan dan cukai yang salah satu untuk menurunkan volme penyeludupan dari dan/ke indonesia yang salah satunya dengan cara tkar menukar informasi antara instansi kastam kedua negara. PATROLI yang dimulai sejak tahun 1995 itu terus berllanjut sampai sekarang agar dapat terlaksana sampai berlanjut.
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
-
Arsip
- Maret 2009 (1)
- Februari 2009 (2)
- Januari 2009 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
